Kini aku sadar, bahwa rasa itu hanya sebuah persepsi yang salah dari bisikan hati yang terlalu terburu-buru memutuskan segalanya. Aku tahu, rasa ini.. rasa yang selama ini membuat tidur dalam malam-malamku menjadi tak nyenyak itu hanyalah sebuah kekaguman. kekaguman akan sebuah maha karya Tuhan yang ditampilkan lewat wujud dirimu.
Itu bukanlah cinta seperti apa yang pernah aku bilang, itu hanya sebuah rasa peralihan dimana aku selalu mengagumimu dan membanggakan dirimu, tapi kini perlahan aku sadari bahwa ini hanya sementara saat rasa itu perlahan hilang dan memudar. Yah aku tak tahu pasti, apakah itu pudar, tapi yang kurasakan sekarang adalah saat aku mendengar namamu untuk yang kesekian kalinya tak ada lagi getaran yang berbeda seperti dulu, yang hanya kurasa kini adalah keadaan itu kembali normal.
Kini kita akan sama-sama kembali ke dunia kita masing-masing, kau kembalinya jadi dirimu tanpa harus tau bahwa aku pernah menyimpan rasa itu untukmu. Sementara aku,, aku juga akan kembali ke kehidupan normalku, melupakan rasa sesaat yang sempat membuat hari-hari ku tak menentu.
Kini aku kembali untuk menata mimpi-mimpi indah hidupku yang satu persatu pasti kurealisasi. Dan kita akan bertemu nanti disaat usia yang Tuhan tentukan untuk kita, dan di sanalah aku akan melihat, apakah rasaku masih sama seperti dulu di awal aku mengenalmu...? jika "Ya" baru aku berani mengatakan itulah "CINTA"
Komentar
Posting Komentar